Tomos Frengki Lumbantobing

CGP. ANGK-3/ Tapanuli Utara

Jurnal refleksi minggu- 20

Minggu ini, kami mengikuti dua kegiatan. Yang pertama ,kami menyelesaikan bahan bahan yag ada di LMS, yaitu mengenai Pemimpin dalam Pengelolaan sumber daya. Yang kedua, kami mengikuti Lokakarya 5, secara tatap muka langsung.

Dalam LMS , kami membahas tentang bagaimana berpikir berdasarkan aset atau asset based thinking. Materi kami mulai dengan menjawab beberapa pertanyaan pemantik, untuk mengukur seberapa jauh pemahaman kami tentang berpikir berbasis aset. Kemudian, ada forum diskusi, tentang materi yang sama, dan saling memberikan komentar terhadap pendapat dari CGP yang lain.

 Saya sangat senang dengan materi ini, karena kami para cgp di bekali dengan pengetahuan, bagaimana memahami potensi sumber daya yang dimiliki lingkungan sekolah dan bagaimana memanfaatkannya untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran murid. Intinya, dalam melakukan tugas kami sebagai pendidik, kami harus berpikir berbasis aset, bukan berbasis kekurangan,demi memaksimalkan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.

Dalam lokakarya 5, kami berkumpul dan bertemu dengan para cgp yang lain, serta para pendamping.Disini juga kami berdiskusi, dan melakukan refleksi tentang sejauh mana kompetensi yang sudah kami capai dan yang belum kami capai, serta membahas strategi untuk meningkatkan kompetensi yang sudah kami miliki.Salah satu ucapan yang sangat memacu yang kami dapatkan dari lokakarya ini adalah” Belajar tanpa refleksi itu sia sia, Refleksi tanpa belajar itu berbahaya” yang artinya kita harus melakukan refleksi terhadap apa yang sudah kita lakukan, agar kedepannya bisa lebih baik lagi

Yang akan saya lakukan kedepannya terkait dengan modul ini adalah, mencoba memetakan, aset apa saja yang saya miliki, dan sekolah saya miliki, untuk bisa saya berdayakan dalam memaksimalkan segala potensi yang ada dalam diri saya serta murid saya.

Comments

Popular posts from this blog

JURNAL REFLEKSI/ CGP/ PENGAMBILAN KEPUTUSAN SEBAGAI PEMIMPIN PEMBELAJARAN